Read Tuhan, Inilah Proposal Hidupku by Jamil Azzaini Online

tuhan-inilah-proposal-hidupku

Banyak orang mengatakan hidup itu mengalir saja, toh nanti akan sampai ke laut juga. Benarkah? Tidak semua air, kalau dibiarkan, akan mengalir ke laut. Seperti air, aliran hidup kita pun, kata Mas Jamil, harus diarahkan melalui sebuah proposal hidup. Ia mencontohkan dirinya yang menyusun sendiri proposal hidupnya untuk sekian tahun ke depan, termasuk capaian dan lompatan-lBanyak orang mengatakan hidup itu mengalir saja, toh nanti akan sampai ke laut juga. Benarkah? Tidak semua air, kalau dibiarkan, akan mengalir ke laut. Seperti air, aliran hidup kita pun, kata Mas Jamil, harus diarahkan melalui sebuah proposal hidup. Ia mencontohkan dirinya yang menyusun sendiri proposal hidupnya untuk sekian tahun ke depan, termasuk capaian dan lompatan-lompatan hidup yang akan dituju. Serinci mungkin, sedetil mungkin, sedemikian rupa sehingga arah hidup kita menjadi jelas. Proposal itu dibuat untuk menuntunnya menggapai prestasi tertinggi yang bisa dibanggakan di hadapan Allah.Seorang filsuf, Jim Rohn mengatakan "Anda tidak bisa menyewa orang lain agar berolahraga untuk Anda," Anda harus melakukan sendiri jika ingin memperoleh manfaat dari olah raga. Andapun tidak akan mampu meraih keberhasilan hidup apabila menyerahkan hidup Anda kepada orang lain. Andalah yang menentukan hidup Anda sendiri. Andalah yang harus menjalani hidup Anda sendiri. Dan untuk itu Anda perlu membuat sebuah proposal hidup sebagai kompas hidup Anda.Jamil akan membantu Anda memberi peta jalannya, tetapi Andalah yang harus mengendarai mobilnya. Jamil akan menuntun Anda tahap demi tahap tapi Anda sendirilah yang harus berjalan menuju tempat yang dituju. Jika Anda mengerjakannya dengan sunguh-sungguh, saya berjanji, imbalannya akan sangat besar untuk hidup Anda.Buku ini semacam workbook, lembaran kerja. Anda tidak akan memperoleh banyak manfaat bila hanya membaca namun tidak melakukan aktifitas yang saya minta. Kerjakan secara bertahap dan ikuti instruksinya dengan baik. Apabila Anda mengikuti semua instruksi yang ada di buku ini, begitu Anda selesai membaca dan mengerjakan aktivitas di dalam buku ini maka jadilah itu bahan baku PROPOSAL HIDUP Anda.Bila ingin hasil yang optimal, tuliskanlah kembali apa yang sudah Anda kerjakan tadi ke halaman akhir dari buku ini. Gabungkan menjadi rangkain tulisan yang berhubungan satu dengan yang lain sehingga jadilah Proposal Hidup Anda. Saya yakin setelah Anda menyusun Proposal Hidup dengan detil sesuai dengan yang saya anjurkan, kehidupan Anda dimasa yang akan datang akan jauh lebih baik daripada apabila Anda tidak menyusunnya....

Title : Tuhan, Inilah Proposal Hidupku
Author :
Rating :
ISBN : 9789792244380
Format Type : Paperback
Number of Pages : 102 Pages
Status : Available For Download
Last checked : 21 Minutes ago!

Tuhan, Inilah Proposal Hidupku Reviews

  • Mira Marselina
    2018-12-09 18:20

    Workbooknya praktis banget membuka mata hati. Ternyata selama ini hidupku mengalir tanpa arah

  • Welma La'anda
    2018-12-09 18:00

    Ini pula ialah buku kerja. Ia bukan buku motivasi seperti yang biasa kita baca. Seperti penulis katakan, buku ini tidak akan bermakna jikalau kita tidak membuat latihan di dalamnya. Ia adalah sebuah buku yang memandu kita menulis perjalanan hidup. Bayangkan ketika kita mahu menganjurkan sesebuah majlis. Kita sudah pasti akan membuat proposal majlis itu bukan. Walhal, kita tahu yang majlis itu hanya memakan masa 2 jam sahaja. Tempoh masa 2 jam sudah mengkehendaki kita merangka jadual perjalanannya agar ia lancar dan tidak ada gangguan, inikan pula hidup kita yang memakan masa berpuluh-puluh tahun. Mana mungkin tidak ada jadual perjalanan hidup. Mana mungkin tidak ada proposal hidup.Proposal hidup ini ditulis dengan menggunakan langkah-langkah yang diajar oleh penulis. Jikalau anda perhatikan langkah itu betul-betul, penulis mengajar kita memulakannya dengan menulis "apakah keistimewaan kita". Mungkin penulis mahu mengajar kita menghargai diri sendiri. Apabila saya selesai menulisnya, ada satu perasaan positif dalam hati saya, lalu saya berfikir untuk tidak mahu menyia-nyiakan kehidupan ini dengan perkara yang mendatangkan kerugian.Kemudian tulisan proposal itu akan disusuli dengan perancangan kejayaan yang terbaik akan kita capai sebelum meninggal dunia. Nyatakan bidang kepakaran kita. Ada satu ruang Guru Kehidupan. Saya masih tidak boleh melengkapkannya kerana perlu lagi berfikir-fikir. Cukup menarik konsep yang diketengahkan oleh penulis iaitu pembentukan kumpulan untuk merangsang keberhasilan proposal kita tadi itu. Saya juga tertarik dengan kata-kata penulis di mana beliau berkata sepanjang hidupnya ada sahaja orang yang membantu ketika beliau berada di dalam kesusahan. Oleh itu, pada hari ini, ketika beliau sudah senang, beliau mahu menjadi salah seorang yang memberi bantuan. Oleh kerana itu, di dalam proposal hidupnya, beliau masukkan sekali ruang khusus untuk kerja-kerja amal.Akhir sekali, di akhir muka surat buku ini, kita akan disuruh melengkapkan tulisan proposal kita. Saya akan melengkapkan tulisan proposal itu di atas blog saya ini dulu. Saya suka berkongsi dan bercerita tentang cita-cita dan harapan saya. InsyaAllah tulisan proposal ini akan disalin semula ke dalam buku kerja sejurus selepas ini. Bagaimana dengan anda? Adakah anda sudah memiliki proposal hidup?Tips : Proposal ini adalah jadual kehidupan anda pada masa akan datang. Jadi, jikalau anda belum berkahwin atau belum memiliki anak pada ketika ini, tidak mengapa, tulis sahaja dan masukkan sekali "mereka" di dalam proposal anda. InsyaAllah, Allah Maha Mengetahui. Mudah-mudahan ia akan menjadi doa yang akan dikabulkan oleh Nya.

  • Anaraini
    2018-12-08 15:13

    Perkenalan saya dengan kek Jamil Azzaini sedikit terlambat, sekitar 3 bulan lalu. Seorang teman meminjamkan saya buku Ahmad Rifai Rif'an berjudul "God I Miss You" mendorong saya mencari buku psikologi islam lain, entah bagaimana nyasar ke info mengenai buku ini. (mengandung spoiler)Sebenarnya buku sejenis sudah banyak beredar, uniknya sang penulis seperti memberi 'ruh' tak terlihat yang membuat saya lebih paham dan mau 'mulai bergerak sedikit demi sedikit' dibanding membaca buku lain. Mungkin karena buku ini tipis, padat, jelas, plus panduan simple membuat proposal hidup ala kita sendiri.Kalau untuk bikin acara yg digelar beberapa hari saja butuh proposal & persiapan matang berbulan2. Mengapa untuk hidup kita yg berjalan puluhan tahun kita tidak membuat proposal hidup. Saat berdoa sama Tuhan, kita tinggal mengajukan Proposal Hidup. Doa dan tujuan gerak kita jadi terarah.Kek Jamil menulis semacam "buku kerja" dalam menyusun proposal hidup :1. Deskripsi diri kita2. Prestasi terbaik apa yang hendak kita raih dalam jangka waktu tertentu3. Kegiatan apa yg menghasilkan Prestasi terbaik tsb4. Pembagian 24 jam sehari digunakan untuk apa saja5. Apa Kegiatan Negatif + Komitmen kita untuk berubah6. Siapa Guru yang akan kita jadikan teladan7. Siapa Sahabat yg mendukung Prestasi kitaTerakhir Membuat Target & Evaluasinya Setiap 3 bulan sekali.Jika proposal hidup ditulis dengan jelas, kemungkinan untuk terwujud menjadi lebih besar. sebab alam bawah sadar kita juga ikut 'membaca'. Dulu hal ini pernah saya buktikan beberapa kali. Saat saya menginginkan kamar sendiri, dan saat saya menargetkan gaji "sekian" dibandingkan tempat kerja saya dulu. Apalagi ditambah dengan visual (gambar), wuih tambah MakYos.Semua berawal dari mimpi, teruslah berusaha. Allah tidak akan menyiakan upaya hamba2Nya :)NB : re-post to http://anaraini.blogspot.com/2013/10/...

  • Firmansyah Firmansyah
    2018-11-15 17:25

    inspirational and interesting

  • Edwin Ardiansyah baskara putra
    2018-11-17 12:04

    Recommend, Before You die.

  • San Dwi
    2018-12-06 15:08

    termasuk dalam workbook yang dimana anda akan disuruh untuk melakukan penugasan, karena jika tidak dilakukan, bisa dibilang mubazir anda beli buku ini.

  • Hidayat Fajar
    2018-11-14 14:29

    Yang saya suka dari buku ini adalah bagaimana kita merancang proposal hidup kita secara detail dan rinci. Diawali dengan pemisalan jika misalkan mau mengadakan suatu acara semisal resepsi pernikahan, acara jurusan, acara pagelaran pentas atau apapun itu, sudah pasti manusia akan membuat yang namanya proposal untuk persiapan acara. Lalu hidup kita yang kita jalani ini sudah kita siapkan proposal hidup kita? Padahal kita tidak tahu lagi kapan kita akan membuat laporan pertanggungjawaban hidup ini.Menjadi jawaban pula, bahwa kita harus punya tujuan dan cita-cita yang jelas terperinci. Tidak hanya menuliskan cita-cita kita di kertas "Kuliah di Luar negeri" misalnya, tetapi kita diajarkan untuk spesifik menuliskannya, tanggal berapa, jam keberapa, menit keberapa, detik keberapa, kemudian menapakkan kaki di universitas luar negeri yang mana? Sama seperti menjawab pertanyaan "Untuk Indonesia Lebih Baik", lebih baik itu yang seperti apa? Apakah dengan berkurangnya koruptor bisa dikatakan lebih baik? Padahal masih banyak rakyat yang menderita disana. Buku ini mengajak kita untuk membuat proposal hidup kita yang tidak hanya mencangkup tujuan dan cita-cita dunia, tetapi untuk cita-cita akhirat pula!

  • Danang
    2018-11-24 12:23

    Its was so amazing, mengingatkan kembali fokus akan kehidupan dan bagaimana merapikan lagi impian dan tujuan hidup. Buku yang merupakan workbook ini, diisi dengan beberapa isian yang akan memandu kita mencapai impian kita. buku ini hanya akan bermanfaat jika kita mengisinya dan tentu saja melakukannya.Buku ini merupakan panduan, bagaimana kita menemukan kembali fokus kita, dan merumuskan kembali impian kita. Kita diajarkan bagaimana sebuah kekuatan impian dan doa bisa berhasil. Proposal hanya akan jadi proposal, jika kita tidak mengiringinya dengan tindakan nyata.

  • Agung Prasetyo
    2018-12-03 11:02

    Mirip dengan workbook semacam Mengelola Hidup dan Merancang Masa Depan (MHMMD) yang disusun Marwah Daud Ibrahim. Menurut saya, MHMMD lebih terstruktur dan detail. Bedanya, buku ini lebih terasa 'ruh'nya dan lebih sederhana, ditambah cerita lucu penulis yang tawaf sambil bawa proposal hidupnya. Inspiring!

  • Putri Soraya
    2018-12-05 19:00

    dari buku ini, saya lebih dapat memahami bahwa berharap ke makhluk bisa saja akan dikecewakan tapi berharap ke Allah SWT yakin akan diberi jalan. Memiliki tujuan hidup itu penting, agar hidup lebih terarah

  • Wimbi Ratnasari
    2018-12-14 15:06

    Setelah membaca buku ini seharusnya kita mampu menuliskan apa mimpi kita dan apa yang akan kita lakukan untuk menggapai mimpi itu..kekurangannya bisa dibilang cukup mahal untuk buku setipis itu..but overall it's recommended for someone who still seeking for "jati diri" :)

  • Andi
    2018-12-06 12:24

    -

  • Faizal Hardijanto
    2018-11-16 19:05

    buku yang sangat menginspirasi sekali

  • Rachmat Hellyanto
    2018-11-22 11:19

    Allhamdulillah....sangat menginspirasi,

  • Wulan Smile
    2018-12-06 15:13

    Anda ada dimana 10thn lagi ? Buku ini akan membantu menjawab pertanyaan tsb klo anda mengikuti langkah2 yg tertulis di dlmnya.

  • Ika
    2018-11-16 13:29

    Bila nih mau ke Indo. Pengen.

  • Darojaturroofi'ah Shodieq
    2018-12-10 13:16

    it's a beautiful book,, amazing

  • Suzan Oktaria
    2018-12-07 12:25

    Rancanglah hidup dengan teliti dan cermat. Hidup ini singkat jadi berikanlah yang terbaik. Ini adalah sekian blog yang dibukukan...

  • Rizal Abdilah
    2018-12-14 14:29

    best ever book release

  • Imam Pasli
    2018-11-24 13:11

    good